Kakak Marselino Ferdinan Kenang Jasa Bejo Sugiantoro

Planet sepak bola Indonesia berduka melawan wafatnya legenda Persebaya Surabaya juga Timnas Indonesia , Bejo Sugiantoro, pada Selasa (25/2/2025). Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi para pesepak bola muda yang terinspirasi oleh sosoknya.
Oktafianus Fernando, kakak dari Marselino Ferdinan, mengungkapkan betapa besar peran Bejo Sugiantoro pada memotivasi dan juga menginspirasi para pemain muda, termasuk dirinya lalu sang adik. Ia mengenang Bejo sebagai sosok yang mana disiplin, bertanggung jawab, serta setiap saat memberikan masukan berharga.
“Yang pasti kedisiplinannya, terus beliau memberikan kita masukan, tanggung jawab juga. Banyak kenangan memang, sampai saya juga nggak bisa saja berkata-kata, cuma berbagai mengingatlah momen waktu itu di dalam sini,” ujar Ofan, sapaan akrabnya.
Ofan bahkan pernah dilatih secara langsung oleh Bejo Sugiantoro pada waktu masih muda, ketika bergabung dengan Indonesia Muda (IM) sebelum masuk ke Persebaya junior. “Sejak kecil lalu sama-sama alumni Indonesia Muda. Sebelum masuk Persebaya junior, saya masuk IM juga dilatih Coach Bejo. Jadi memang sebenarnya berbagai kenangan serta yang digunakan diberikan Coach Bejo pada saya,” ungkapnya.
Kabar duka ini mengejutkan Ofan serta para pemain Persebaya lainnya yang baru semata selesai latihan. Mereka segera bergegas menuju rumah duka Bejo Sugiantoro di tempat Sidoarjo untuk memberikan penghormatan terakhir.
Bejo Sugiantoro menghembuskan napas terakhirnya dalam usia 53 tahun ketika bermain sepak bola pada Lapangan SIER, Surabaya. Diduga mengalami serangan jantung, ia sempat dilarikan ke RS Royal Hospital, namun nyawanya tak tertolong. Jenazahnya dimakamkan pada Rabu (26/2/2025) di tempat TPU Geluran, Sidoarjo.
Kepergian Bejo Sugiantoro meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan-rekan, serta seluruh pecinta sepak bola Indonesia. Jasa-jasanya akan selalu dikenang dan juga menjadi inspirasi bagi generasi muda.






