Benarkah Shayne Pattynama lalu Nathan Tjoe Tidak Dipanggil Patrick Kluivert?

Spekulasi terkait pemanggilan pemain Timnas Indonesia untuk laga melawan Australia juga Bahrain pada Maret 2025 semakin menguat. Dua pemain naturalisasi, Shayne Pattynama kemudian Nathan Tjoe-A-On, dirumorkan tak masuk di daftar pilihan pembimbing baru Garuda, Patrick Kluivert.
Kode dari Shayne Pattynama?

Shayne Pattynama, yang digunakan ketika ini bermain untuk KAS Eupen, mengunggah sebuah instruksi bernuansa reflektif dalam akun Instagram pribadinya (@s.pattynama) pada Kamis (6/3/2025) waktu malam WIB. Dalam unggahan tersebut, ia membagikan momen syuting dengan pemain Timnas Indonesia lainnya, Sandy Walsh, juga menuliskan kalimat penuh makna.
“Keajaiban dari rasa syukur dapat mengubah persepsi Anda sedemikian rupa, hingga mengubah dunia yang dimaksud kamu lihat,” tulisnya.
Unggahan itu secara langsung direspons oleh netizen yang dimaksud menduga Shayne Pattynama bukan masuk daftar panggilan Timnas Indonesia kali ini. Banyak yang dimaksud kecewa jikalau benar bek kiri 26 tahun itu tak dipanggil oleh Patrick Kluivert, khususnya mengingat kontribusinya selama ini.
Salah satu faktor yang tersebut bisa jadi menjadi alasan bukan dipanggilnya Shayne adalah minimnya waktu bermain di tempat klub. Sejauh musim ini, ia telah dilakukan tampil 16 kali untuk KAS Eupen di tempat Turnamen 2 Belgia 2024-2025, tetapi hanya sekali mendapat menit bermain terbatas pada tujuh laga terakhir.
Di sisi lain, persaingan di area tempat fullback kiri Timnas Indonesia semakin ketat. Calvin Verdonk tampil impresif dalam NEC Nijmegen dengan torehan satu gol lalu satu assist dari 24 laga Eredivisie 2024-2025. Sementara Pratama Arhan, yang digunakan baru bergabung dengan Bangkok United awal tahun ini, telah mencatat dua assist dari 10 pertandingan.
Ke Mana Nathan Tjoe-A-On?

Jika kabar tidak ada dipanggilnya Shayne Pattynama masih sebatas spekulasi, situasi Nathan Tjoe-A-On lebih besar misterius. Bek berusia 22 tahun itu menghilang dari radar sejak beberapa bulan terakhir. Tidak seperti pemain abroad lainnya yang tersebut masih rutin bermain, Nathan tak terlihat membela Swansea City di dalam Championship Inggris pada enam bulan terakhir.
Absennya Nathan dari skuad Timnas Indonesia sanggup jadi merupakan kebijakan logis dari Patrick Kluivert, mengingat ia bukan mendapatkan menit bermain di tempat klub. Namun, hingga daftar resmi Timnas Indonesia diumumkan, masih ada kemungkinan kejutan terkait pemanggilan pemain.
Kini, umum sepak bola Indonesia menanti pengumuman resmi “Garuda Calling” untuk melakukan konfirmasi siapa sekadar pemain yang mana dipilih Kluivert di laga FIFA Matchday melawan Australia (20 Maret) juga Bahrain (25 Maret) mendatang.






