Misi Axiom 4 NASA Tetapkan Jadwal Peluncuran Terbaru setelah Perbaikan Teknis

NASA telah mengumumkan tanggal peluncuran terbaru untuk Misi Axiom 4 (Ax-4) yang diinisiasi oleh Axiom Space. Misi penerbangan luar angkasa komersial ini dijadwalkan akan meluncur pada Kamis, 19 Juni mendatang.
Penetapan tanggal peluncuran Ax-4 ini dilakukan setelah NASA, Axiom Space, dan SpaceX meninjau berbagai kondisi, termasuk kesiapan roket Falcon 9 yang digunakan untuk mendorong pesawat. Sebelumnya, misi Ax-4 seharusnya diluncurkan pada 11 Juni. Namun, karena Falcon 9 mengalami kebocoran oksigen cair, ketiga pihak sepakat untuk menunda jadwal demi perbaikan oleh SpaceX.
Kebocoran ini pertama kali terdeteksi setelah SpaceX melakukan gladi resik basah Falcon 9, menyusul uji coba pembakaran statis. Meskipun SpaceX tidak mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kebocoran tersebut, masalah ini berhasil diatasi dengan cepat.
Selain masalah pada Falcon 9, NASA juga melaporkan adanya kebocoran di bagian belakang modul Zvezda di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), yang merupakan lokasi pendaratan kru Ax-4. Masalah ini telah berhasil diperbaiki oleh NASA dan Roscosmos. Tekanan di terowongan transfer yang sempat menurun kini telah stabil setelah perbaikan. Meskipun demikian, tim pengendali penerbangan akan terus memantau modul dan terowongan transfer.
“Bukan hal yang aneh bagi badan antariksa dan mitra internasionalnya untuk menyesuaikan peluncuran di sekitar perubahan operasi di stasiun antarikka. Tim sedang membuat kemajuan dalam mengevaluasi konfigurasi terowongan transfer,” kata NASA, dikutip pada Senin, 16 Juni.
Misi Ax-4 merupakan penerbangan komersial yang berfokus pada pengamatan. Kali ini, misi tersebut akan membawa empat kru dari berbagai badan antariksa terkemuka:
- Peggy Whitson, mantan Astronot NASA, akan memimpin misi ini.
- Shubhanshu Shukla, Astronot Organisasi Penelitian Antariksa India (ISRO), akan bertindak sebagai pilot.
- Sławosz Uznański-Wiśniewski dari Badan Antariksa Eropa (ESA) akan bergabung sebagai spesialis misi.
- Tibor Kapu juga akan bertugas sebagai spesialis misi.





