Mengapa 3 Wakil Indonesia Ditarik dari Malaya Open 2025? Begini Klarifikasi PBSI

JAKARTA – Kepala Sektor Pengembangunan kemudian Prestasi PP PBSI , Eng Hian, angkat bicara mengenai tiga duta Indonesia yang tersebut ditarik mundur dari Tanah Melayu Open 2025. Tiga delegasi yang tersebut dimaksud adalah Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin (ganda putra), lalu Chico Suasana Dwi Wardoyo (tunggal putra).
Sebenarnya, tiga perwakilan yang disebutkan sudah pernah didaftarkan untuk mentas dalam Malaya Open 2025. Hanya saja, PBSI menarik mundur mereka itu ditengah jalan sehingga harus absen di dalam kejuaraan berlevel Super 1000 tersebut.
“Ada dua pasangan ganda putra serta satu tunggal putra yang tersebut tak jadi berlaga di area Malaya Open 2025. Mereka adalah Leo/Bagas juga Daniel/Fikri, dan juga Chico,” kata Eng Hian di keterangan PBSI, Hari Sabtu (28/12/2024).
Eng Hian pun mengungkap alasan mengapa Leo/Bagas, Fikri/Daniel, lalu Chico ditarik mundur. Kata dia, tindakan yang dimaksud diambil oleh ahli ganda putra maupun tunggal putra dengan berbagai pertimbangan.
Sebab, para pembimbing ingin mempersiapkan tiga delegasi yang dimaksud dengan matang. Leo/Bagas, Fikri/Daniel, kemudian Chico dipersiapkan untuk beraksi dalam Indonesia Masters 2025. Karena itu, diharapkan ketiga duta itu mampu tampil pada kondisi yang lebih banyak prima pada kejuaraan kandang tersebut.
“Keputusan yang disebutkan diambil para pembimbing pasca menganalisis permintaan persiapan yang mana tambahan panjang agar dapat tampil prima setelahnya jeda latihan,” ujarnya.
“Para instruktur menyatakan para atlet yang disebutkan tambahan baik dipersiapkan untuk Indonesia Masters 2025 yang akan berlangsung pada 21-26 Januari 2025,” jelas Eng Hian.
Dengan mundurnya tiga duta tersebut, Indonesia hanya saja mempunyai sembilan utusan tersisa di area Tanah Melayu Open 2025. Di sektor tunggal putra, terdapat Jonatan Christie kemudian Anthony Sinisuka Ginting. Kemudian pada tunggal putri ada Gregoria Mariska Tunjung juga Putri Kusuma Wardani
Lalu di area sektor ganda putra menyisakan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kemudian Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani. Kemudian Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi lalu Siti Fadia Silva Ramadhanti/Lanny Tria Mayasari dalam sektor ganda putri dan juga Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle, yang mana menjadi satu-satunya ganda campuran Indonesia pada Malaya Open 2025.






