organisasi Hamas Minta Warga Palestina Bela Masjid Al Aqsa selama Ramadan

GAZA – kelompok Hamas , kelompok pejuang Palestina =mendesak warga pada wilayah pendudukan untuk pergi ke tempat suci yang disebutkan serta tinggal dalam sana selama bulan Ramadan.
Sebuah pernyataan yang mana dirilis untuk menandai bulan suci yang dimaksud menyerukan warga Palestina untuk “memobilisasi semua upaya bulan ini dengan pergi ke Masjid Al-Aqsa, tetap memperlihatkan teguh, dan juga melakukan pengasingan diri di tempat sana”.
Setiap tahun selama Ramadan, tanah Israel memberlakukan tindakan yang mana membatasi kemampuan warga Palestina untuk mencapai Masjid Al-Aqsa di tempat Yerusalem Timur yang diduduki.
“Kami menyerukan untuk warga kami, di area mana pun merekan berada di area seluruh dunia, untuk mengambil tindakan bergerak selama bulan Ramadan pada inisiatif terluas dan juga kegiatan solidaritas dengan warga mereka pada Jalur Gaza, Tepi Barat, kemudian Yerusalem yang tersebut diduduki,” kata Hamas, dilansir Al Jazeera.
“Biarlah siang juga di malam hari Ramadan yang mana penuh berkah didedikasikan untuk beribadah, teguh, dan juga melawan musuh dan juga gerombolan pemukim, juga untuk membela Yerusalem juga Al-Aqsa hingga merek terbebas dari pendudukan.”
Baca Juga: Efisiensi Tanpa Henti, Menggelorakan Revolusi Sayap Kanan
Sementara itu, Sami al-Arian, seseorang profesor di dalam Universitas Zaim Istanbul, menyatakan negara Israel telah dilakukan mencoba untuk mencapai “kemenangan total” di pertempuran di area Wilayah Gaza tetapi “mereka gagal mencapainya.”
“Tetapi mendekati akhir tahun, melalui pemilihan pemerintahan Trump serta tekanan yang mana diberikan terhadap mereka, mereka mencapai kesepakatan gencatan senjata ini,” katanya.
“Fase kedua seharusnya menyelesaikan semua perbedaan pada sandera yang dimaksud tersisa – sekitar 59 dari dia – dan juga berbicara tentang masa depan Gaza,” kata al-Arian.
“Tidak ada yang dimaksud dimulai, tetapi selama periode ini, bukan ada konflik yang dimaksud dimulai lagi. Tidak jelas ke mana kita akan pergi dari sini. Utusan Amerika Steve Witkoff sudah pernah mengindikasikan bahwa ia ingin mengeksplorasi gagasan untuk melanjutkan fase pertama, yang dimaksud merupakan kedudukan Israel.
“Jadi itu berita buruk untuk negosiasi apa pun dikarenakan gerakan Hamas tidak ada akan menyetujuinya.”
Kemudian, Proyek Pangan Bumi mengungkapkan telah lama menjangkau satu jt orang dalam seluruh Wilayah Gaza – memulihkan titik distribusi, membuka kembali toko roti, dan juga memperluas bantuan tunai.
“Dampak dari akses kemanusiaan yang dimaksud aman & berkelanjutan terlihat jelas,” katanya di sebuah posting pada X. “Gencatan senjata harus dipertahankan. Tidak ada jalan kembali.”






