Harga Tiket Turun 10%, Jumlah Penumpang Pesawat Nataru Capai 4,8 Juta

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (kemenhub) mencatatkan data jumlah keseluruhan penumpang angkutan udara selama periode Natal lalu Tahun Baru (Nataru) 2025 meningkat 10,76% menjadi 4.884.625 penumpang dari tahun 2023 beberapa jumlah 4.409.234.
Data yang disebutkan dipaparkan Menhub Dudy sekaligus menangguhkan Posko Pusat Angkutan Natal 2024 kemudian Tahun Baru 2025, di area Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Hari Senin (6/1/2025).
“Selama masa Nataru 2024/2025 alhamdulilah berjalan dengan aman, lancar, serta selamat. Selama periode Nataru, ada beberapa penurunan serta kenaikan pada pengaplikasian transportasi, seperti transportasi udara,” ujar Menhub Dudy Purwagandhi pada konferensi pers di area kantornya.
Peningkatan jumlah total penumpang pesawat ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah yang tersebut menurunkan tarif tiket pesawat penerbangan di negeri selama periode Natal dan juga Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. Pemberlakuan penyesuaian tarif sendiri akan berlaku selama 16 hari pada mulai tanggal 19 Desember 2024 s.d 03 Januari 2025 untuk tiket yang tersebut belum terjual.
Penurunan tiket ini tanpa pengurangan PPN, sehingga diperlukan peran Maskapai, PT Angkasa Pura Indonesia, PT Pertamina juga Airnav untuk menurunkan fuel surcharge, PJP2U kemudian avtur di dalam beberapa bandara agar penurunan tarif secara keseluruhan dapat terlaksana dengan target penurunan nilai tukar tiket sebesar minimal 10%.
Menhub Dudy menambahkan secara total pengguna angkutan umum meningkat 5,07% pada Nataru 2024/2025 dari 18 Desember 2024 (H-7) sampai 05 Januari 2025 (H+11), pada cut off data pukul 23.59 Waktu Indonesia Barat dengan jumlah agregat penumpang sebesar 17.182.298, dibandingkan tahun 2023/2024 sebesar 16.352.956.
Adapun rincian penggunanya angkutan umum selama periode Nataru, yakni moda angkutan jalan sebanyak 3.736.389 penumpang, naik 6,85% dari 2023 yaitu 3.496.946. Moda kereta api sebanyak 4.088.680 penumpang, naik 6,76% dari 2023 yaitu 3.829.737.
Moda angkutan Laut sebanyak 1.673.737 penumpang, naik 7,43% dari 2023 yaitu 1.557.917. Moda Atmosfer sebanyak 4.883.625 penumpang, naik 10,76% dari 2023 yaitu 4.409.234. Moda Penyeberangan sebanyak 2.799.867 Penumpang, turun 8,47% dari 2023 yaitu 3.059.122.






