Katie Taylor vs Amanda Serrano, Siapa Petinju Wanita Terkaya pada Sejarah?

Petinju selama Irlandia Katie Taylor akan menorehkan sejarah sebagai salah satu petinju wanita terkaya pada waktu ia bertarung pada rematch melawan Amanda Serrano pada November mendatang. Pertarungan ulang ini akan memecahkan rekor sebagai pertarungan tinju wanita dengan bayaran tertinggi sepanjang sejarah, di dalam mana Taylor diperkirakan akan mendapatkan bayaran sebesar USD6 jt atau sekitar Rp93 miliar.
Kedua petinju, Taylor dan juga Serrano, sebelumnya sudah ada mencatat sejarah dengan pertandingan pertama mereka pada April 2022. Pertarungan yang dimaksud dianggap sebagai salah satu pertarungan tinju wanita terbaik sepanjang masa lalu merupakan pertarungan wanita pertama yang dimaksud menjadi acara utama pada Madison Square Garden, New York. Pertarungan ini disaksikan oleh lebih besar dari 20.000 penonton di dalam arena juga ditonton oleh 1,5 jt pemirsa melalui sistem streaming DAZN, memecahkan sejumlah rekor di dunia tinju wanita .
Pertarungan rematch Taylor juga Serrano akan menjadi bagian dari acara yang digunakan diadakan di area Arlington Stadium, Texas, yang digunakan berkapasitas 80.000 penonton, dan juga akan disiarkan oleh Netflix. Dengan semua elemen ini, kedua petinju akan menerima bayaran yang mana belum pernah dicapai oleh petinju wanita sebelumnya.
Katie Taylor tiada hanya saja menjadi pelopor pada dunia tinju profesional wanita, tetapi juga berhasil mengangkat popularitas tinju wanita ke level yang tersebut tambahan tinggi. Sebelum Taylor memasuki dunia profesional, bayaran untuk petinju wanita seringkali sangat rendah, bahkan juara dunia kerap menerima kurang dari lima ribu dolar untuk mempertahankan gelar kejuaraan mereka. Namun, dengan Taylor yang tersebut pada masa kini mampu mendapatkan bayaran jutaan dolar, ia sudah pernah membuka jalan bagi petinju wanita lainnya untuk mendapatkan penghasilan yang dimaksud lebih tinggi layak.
Perbandingan yang digunakan mencolok adalah Clarissa Shields, petinju wanita dengan bayaran tertinggi lainnya, yang mana pernah mendapatkan bayaran sebesar satu jt dolar. Meskipun jumlah total itu cukup besar, tetap memperlihatkan sangat di area bawah jumlah agregat yang dimaksud akan diterima Taylor pada pertarungannya melawan Serrano. Hal ini menegaskan tempat Taylor sebagai salah satu petinju wanita terkaya pada sejarah tinju.
Pertarungan antara Taylor lalu Serrano bukanlah semata-mata persoalan prestise, tetapi juga menegaskan bagaimana tinju wanita sekarang semakin dihargai, baik oleh penggemar maupun lapangan usaha tinju.






