Kekurangan serta Kelebihan SUV 7 Seater jika Prancis Citroen C3 Aircross

JAKARTA – SUV Citroen C3 Aircross SUV 7-penumpang jika Prancis, mencoba melawan Honda BR-V, Mitsubishi Xpander Cross, Daihatsu Terios, hingga Toyota Rush. Inilah mobil Eropa dengan biaya merakyat. Bagi Anda yang mana tertarik juga berminat untuk beli, berikut plus dan juga minusnya:
KelebihanSUV Citroen C3 Aircross

1. Harga cukup kompetitif, dengan banderol C3 Aircross SUV Single Tone Rp289.9 jt dan juga C3 Aircross SUV Two Tone Rp294.9 juta. Sebagai perbandingan, harga jual Toyota Rush AT mulai Rp293.500.000 hingga Rp314.600.000.

2. Eksterior cukup aman. Tampilannya sporty dan juga manis. Fiturnya banyak. Mulai LED Daytime Running Light dan juga headlamp serta lampu belakang halogen, Roof Rail, skid plates di tempat depan juga belakang, hingga velg alloy 17 inci.

3. Ground clearance 200 mm. Bandingkan dengan Toyota Rush, Daihatsu Rush, dan juga Honda BR-V yang mana 220 mm.

4. Fiturnya cukup banyak. Head unit sentuh 10,2 inci mudah terhubung nirkabel dengan Android Auto serta Apple CarPlay. 17.78 Cm Color Digital TFT Cluster Unit jadi nilai plus. wireless charging, AC digital, juga ambient lighting. Ada tombol kontrol dalam roda kemudi, AC telah double blower, Tire Pressure Monitoring System (TPMS).

5. Citroen C3 Aircross sangat nyaman dikendarai. Suspensi depan MacPherson Strut dan juga Torsion Beam di area belakang empuk sekali.
6. Di kecepatan tinggi, walau mobil juga terasa tinggi, tapi sangat stabil untuk selap selip lalu bukan limbung. Mobil lincah, terasa ringkas, mudah dikendarai, serta jadi sangat percaya diri untuk mengendarainya.

7. Kabinnya juga lumayan hening untuk kelas low SUV. Citroen menyampaikan ini sebagai Cocoon Effect atau efek kempompong.

8. Mesin 1.2L PureTech Turbo, 3 silinder segaris menyebabkan Citroen C3 Aircross unik dibandingkan kompetitornya. Tenaga juga performanya cukup oke. Bisa mencapai 110 HP di dalam 5.500 rpm dengan torsi 205 Nm dalam 1.750 rpm. Jadi, tidak ada perlu sering-sering bejek gas dalam-dalam, mobil telah melesat.
9. Cukup irit. Dari pemakaian kombinasi rute kombinasi, SINDONews mendapatkan konsumsi BBM sekitar 12-14 km per liter.

10. Beberapa fasilitas penjuang lainnya, yakni dual airbags, ABS, EBD, ESP, Hill Start Assist, juga Electronic Parking Brake (EPB). EPB ini juga memproduksi mobil terasa mewah serta berkelas dibandingkan handbrake model tarik.

11. Low SUV dengan 7 penumpang. Lebih pendek dari Toyota Terios, tapi tambahan lebar.
12. Kursi baris ketiga yang mana dapat dilepas pasang: (dapat difungsikan sebagai bagasi atau kursi penumpang).
Kekurangan SUV Citroen C3 Aircross

1. Nama Citroen di area Indonesia mirip seperti roti croissant yang digunakan selama Prancis. Banyak yang mana pernah dengar, tapi bukan populer juga mungkin saja bukanlah “selera Indonesia”.

2. Interior sedikit “norak”. Misalnya dari aksen orange deco hingga desain panel AC. Trim plastik di dalam dashboard kurang mewah. Jok masih fabric. Letak power window belakang dibawah juga menyebalkan.

3. Jarak dashboard kemudian kaca depan terasa pendek sekali. Sehingga pengemudi terasa sedikit “klaustrophobic” atau sempit.
4. Bangku baris ketiga belaka ditujukan untuk anak-anak. Sehingga sempit untuk orang dewasa.
5. Dibandingkan mobil Jepang, bengkel, diler, dan juga suku cadang sangat jauh lebih besar terbatas. Harga jual kembali jugatidakstabil.






