Letjen TNI Jebolan Akmil 93, Nomor 2 Borong Lulusan Terbaik Akmil, Seskoad, lalu Sesko

JAKARTA – Letjen TNI jebolan Akademi Militer (Akmil) 1993 akan dikupas pada tulisan kali ini. Pasalnya, para perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat (AD) itu menduduki banyak jabatan strategis baik di tempat di maupun di dalam luar struktur TNI.
Berdasarkan data yang mana dihimpun, Selasa (17/12/2024) ada lima perwira tinggi yang dimaksud menyandang pangkat Letjen TNI. Mereka ada yang menjabat sebagai Dosen Universitas Perlindungan (Unhan), Dankodiklatad, Pangkogabwilhan III hingga Pangkostrad.
Berikut ini deretan Letjen TNI jebolan Akmil 1993:

1. Letjen TNI Rui Fernando Guedes Palmeiras Duarte
Letnan Jenderal (Letjen) TNI Rui Fernando Guedes Palmeiras Duarte merupakan Pati TNI AD berdarah Timor Timur (Timtim) yang mana sekarang ini bernama Timor Leste. Abituren Akmil 1993 dari satuan Infanteri Kopassus ini merupakan orang pertama selama Timtim yang digunakan berhasil meraih pangkat Jenderal pada TNI.
Saat ini, Jenderal Kopassus kelahiran Viqueque, Timor Leste pada Januari 1972 ini menduduki jabatan sebagai Irjen Kementerian Perlindungan (Kemhan). Jabatan itu diembannya sejak 18 Oktober 2024.
Rui merupakan Jenderal TNI AD yang dimaksud memiliki karier militer cukup cemerlang. Mengawali kariernya, Rui menjabat sebagai Dan Unit 3/1/2 Batalyon 12/1 Grup 1 Kopassus pada 1993-1995. Kemudian, ADC Spripim Danjen Kopassus pada 1995-1998.
Rui kemudian dipercaya menjadi Dansubtim Batalyon 11/1 Grup 1 Kopassus pada 1998, lalu Dantim 3/3/811/Aksus Sat 81 Kopassus pada 1999, Dantim 1/3/811/Aksus Sat 81 Kopassus pada 2000 dan juga Danden 3/811/Aksus Sat 81 Kopassus pada 2002.
Lama bertugas di tempat Korps Baret Merah Kopassus, Rui kemudian dipercaya menjadi PBU Athan KBRI di area Washington DC/USA pada 2005, kemudian Kapokbungkol Spri Panglima TNI Jenderal Moeldoko pada 2014-2016.
Dia kemudian dipercaya menjadi Atase Perlindungan KBRI pada London 2016-2018. Kariernya semakin cemerlang, Rui kemudian diangkat menjadi Tim Kajian Dewan Pertimbangan Presiden, kemudian Karo TU kemudian Protokol Setjen Kemhan.
Dedikasi lalu loyalitasnya selama bertugas membuatnya dipercaya mengemban tugas di area lingkungan Kemhan. Antara lain, sebagai Kasatwas Unhan, Warek Lingkup Kemahasiswaan lalu Alumni Unhan dan juga sekarang Irjen Kemhan.
Selain miliki karier cemerlang, Rui juga sejumlah mengikuti lembaga pendidikan militer. Selain Akmil, Rui pernah mengeyam lembaga pendidikan Sussarcab Infanteri pada 1993, kemudian Dik PARA, institusi belajar Komando, Dik PARA Utama, Dik Free Fall, Dik Gultor, Diklapa I, Selapa II (2003).
Dia juga mengikuti institusi belajar di dalam US Army Command General and Staff College (CGSC) Fort Leavenworth, Kansas 2009 setara dengan Seskoad Dikreg Sesko TNI (2019). Selain sekolah militer, ia juga mengeyam institusi belajar umum dengan mengambil jenjang S2 International Relation Webster University (M.A) dan juga S3 Strategi Keamanan Universitas Keamanan (Unhan).






