Peran Polri Amankan Nataru Diapresiasi

JAKARTA – Peran Polri pada mengamankan perayaan Natal lalu Tahun Baru 2025 diapresiasi oleh Presiden Partai Buruh Said Iqbal. Dia menyampaikan apresiasi yang tulus lalu tinggi terhadap kerja keras para prajurit Bhayangkara yang tersebut rela meninggalkan keluarga demi menjaga keamanan juga kenyamanan masyarakat.
Jalan-jalan menjadi lancar, tempat-tempat aman, rakyat bersukacita merayakan Natal kemudian pergantian tahun baru dengan penuh kegembiraan. Bahkan, Presiden Prabowo Subianto juga hadir pada tengah-tengah masyarakat.
“Di balik keamanan itu tak sanggup kita lupakan adanya peran Polri, prajurit Bhayangkara yang dimaksud berjibaku dalam lapangan meninggalkan keluarga, namun tetap memperlihatkan bekerja mengamankan perayaan Natal kemudian Tahun Baru. Mereka bekerja begitu keras,” kata Said Iqbal, Hari Sabtu (5/1/2025).
Dia pun menyoroti pendekatan humanis Polri pada menangani berbagai isu penting, termasuk mengawal aksi perjuangan buruh. Bahkan, kebijakan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mana membatalkan Omnibus Law khususnya klaster ketenagakerjaan dinilai tak lepas dari peran Polri yang berhasil menjembatani kepentingan buruh, pengusaha, serta pemerintah dengan sangat baik.
“Peran Kapolri Bapak Jenderal Listyo Sigit Prabowo bagaimana menjembatani kepentingan buruh, kepentingan pengusaha, juga pemerintah dengan mengambil peran agar aksi berjalan damai namun tujuan tetap memperlihatkan sampai,” tutur Presiden KSPI itu.
Dia pun secara khusus mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang digunakan menurutnya mampu mengawasi institusi Polri dengan pendekatan yang digunakan presisi, humanis, juga terbuka untuk mendengar semua pihak. Dengan gaya kepemimpinan yang tersebut inspiratif lalu kebijakan yang pro-rakyat, Jenderal Sigit disamakan dengan Jenderal Hoegeng Said oleh sebab itu dianggap mampu menghadirkan Polri sebagai institusi kebanggaan bagi bangsa.
“Bahagialah kepolisian Indonesia yang telah terjadi bekerja keras untuk Indonesia lalu seluruh rakyat Indonesia juga dipimpin oleh individu jenderal yang digunakan saya katakan beliau Listyo Sigit adalah duplikat Jenderal Hugeng,” pungkas Pengurus Pusat ILO itu.






