Perbandingan Prestasi Shin Tae-yong Melatih Timnas Indonesia di tempat ASEAN kemudian Asia

Pelatih Timnas Indonesia , Shin Tae-yong, menjadi sosok kunci dalam balik kemajuan sepak bola Indonesia di beberapa tahun terakhir. Sejak mulai menangani skuad Garuda pada 2020, pembimbing dengan syarat Korea Selatan ini sudah mencatatkan data berbagai pencapaian pada level ASEAN maupun Asia. Namun, jikalau dibandingkan, prestasinya di dalam kancah Asia sangat lebih besar menonjol daripada di area ASEAN.
Kiprah di tempat ASEAN. Pada level regional, Shin Tae-yong telah terjadi menjadi pemimpin Timnas Indonesia di tiga edisi Piala AFF. Namun, hasilnya belum sepenuhnya memuaskan.
Prestasi dalam ASEAN
– AFF 2020: Indonesia mencapai final, tetapi harus puas menjadi runner-up setelahnya kalah dari Thailand.
– AFF 2022: Skuad Garuda semata-mata mampu mencapai semifinal, kalah agregat dari Vietnam.
– AFF 2024: Performa Indonesia turun ekstrem dengan gagal lolos dari fase grup.
Penurunan prestasi pada Piala AFF 2024 menjadi sorotan, khususnya dikarenakan Indonesia ketika itu diperkuat oleh beberapa pemain yang dimaksud sebelumnya tampil apik pada kancah Asia.
Prestasi di tempat Asia
Di level Asia, Shin Tae-yong menyebabkan Timnas Indonesia mencatat sejarah baru lalu memperbaiki citra di area pentas internasional. Berikut banyak pencapaiannya:
Piala Asia 2024: Untuk pertama kalinya sejak 2007, Indonesia lolos ke putaran final melalui jalur kualifikasi. Timnas bahkan sukses mencapai sesi 16 besar.
Piala Asia U-20 2023: Indonesia lolos melalui jalur kualifikasi, menunjukkan peluang besar pada generasi muda.
Piala Asia U-23 2024: Shin mengakibatkan Indonesia ke semifinal, prestasi tertinggi sepanjang sejarah dalam level ini.
Piala Asia 2027: Indonesia menegaskan tiket otomatis sebagai salah satu kontestan turnamen.
Ronde Ketiga Kualifikasi Piala Bumi 2026: Untuk pertama kalinya, Indonesia berhasil melaju ke fase ketiga kualifikasi Piala Dunia, bersaing dengan tim-tim besar seperti Jepun serta Australia.
Prestasi di tempat level Asia mencerminkan kapasitas Shin Tae-yong pada mengakibatkan Indonesia bersaing di area tingkat yang mana lebih besar tinggi. Keberhasilan mencapai ronde ketiga Kualifikasi Piala Global 2026 menjadi tonggak sejarah yang tersebut menunjukkan peningkatan signifikan pada kualitas permainan.
Saat ini, Timnas Indonesia berada di dalam sikap ketiga Grup C Kualifikasi Piala Bumi 2026 putaran ketiga dengan enam poin dari enam laga, terpaut satu poin dari Australia dalam tempat kedua. Pada 2025, Indonesia akan menjalani empat laga krusial melawan Australia, Bahrain, China, serta Jepun untuk menjaga potensi lolos ke Piala Bumi 2026, baik secara secara langsung maupun melalui play-off.
Meski prestasi pada ASEAN terbilang mengecewakan, capaian Shin Tae-yong pada kancah Asia menjadi alasan kuat untuk tetap memperlihatkan mempertahankan serta mendukungnya. Fokus pada pembinaan pemain muda, pengalaman berkompetisi di tempat level internasional, juga konsistensi di persiapan menjadi kunci keberhasilannya.
Mimpi Indonesia untuk tampil di area Piala Planet 2026 saat ini berada di dalam depan mata. Jika Shin Tae-yong berhasil menghadirkan Indonesia lolos ke kompetisi sepak bola terbesar dunia tersebut, ia akan menorehkan sejarah emas sekaligus menjawab kritik terkait hasil kurang memuaskan dalam level ASEAN.






