PPA Raih Subroto Award 2024 Atas Inovasi Teknologi Keselamatan Pertambangan

JAKARTA – Dalam upaya meningkatkan kekuatan perannya di tempat sektor pertambangan Indonesia, PT Putra Perkasa Abadi (PPA) menegaskan komitmennya terhadap keselamatan operasional melalui prinsip yang telah dilakukan diinternalisasi selama dua dekade, yaitu Safe & Strong Operational Performance.
Slogan ini didukung oleh kebijakan anggaran tanpa batas untuk keselamatan yang digunakan mencerminkan dedikasi perusahaan di menciptakan lingkungan kerja yang aman juga berinovasi di teknologi keselamatan pertambangan. Atas komitmen tersebut, PPA meraih Subroto Award 2024 dari Kementerian Daya lalu Informan Daya Mineral (ESDM) pada Kamis (10/10) lalu.
“PPA sangat menghargai kemampuan fisik juga keselamatan pekerjanya, statistik kecelakaan tertinggi dalam pertambangan ada pada benda bergerak. Oleh sebab itu PPA mengembangkan teknologi untuk meningkatkan keselamatan pekerja, sesuai dengan tagline kami, Safe and Strong Operational Performance,” kata Presiden Direktur PPA Joko Triraharjo di keterangannya, Hari Jumat (11/10/2024).
Penghargaan Subroto merupakan apresiasi tertinggi sektor energi juga sumber daya mineral yang dimaksud diberikan oleh Kementerian ESDM terhadap para pemangku kepentingan yang dimaksud telah lama menunjukkan kinerja sangat baik pada memajukan sektor energi lalu sumber daya mineral. Presiden Joko Widodo dan juga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia hadir dengan segera membuka event penyerahan penghargaan sektor energi lalu sumber daya mineral Indonesia ini.
Di kompetisi yang dimaksud PPA meraih Penghargaan Subroto di Tim Keselamatan, Keteknikan, juga Perlindungan Lingkungan Mineral juga Batubara bidang Inovasi Keteknikan serta Lingkungan Minerba, dengan kategori Keselamatan Pertambangan Organisasi Jasa Pertambangan melalui inovasinya pada bidang keselamatan alat berat bernama Pre-Collision Prevention Drive Assist (PRECISE).
Dijelaskannya, PRECISE adalah teknologi yang mana dipasang pada alat berat untuk mendeteksi objek penghalang lalu mengkalkulasi jaraknya pada waktu unit beroperasi. Dengan demikian, alat berat dapat secara otomatis menghurangi kecepatan kemudian melakukan pengereman, sehingga mampu mengurangi terjadinya kecelakaan.
“Penghargaan Subroto Award ini menjadi kebanggaan bagi seluruh PPA Group, kedepannya kami akan terus meningkatan pengembangan teknologi keselamatan di dalam pertambangan. Kami juga berharap, perubahan yang digunakan kami kembangkan ini bisa jadi digunakan oleh perusahaan lain sehingga sanggup menciptakan area kerja yang lebih banyak aman,” tambah Joko.
Penghargaan ini, imbuh dia, melengkapi raihan PPA pada Good Penambangan Practice (GMP) Award yang dimaksud diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Mineral dan juga Batubara akhir September lalu. PPA berhasil meraih empat penghargaan Aditama (emas) untuk PPA site Adaro Indonesia, PPA site MLP, PPA site Bukit Asam, lalu PPA site Borneo Indobara.
Perolehan itu menjadikan PPA menjadi perusahaan jasa pertambangan pertama yang tersebut meraih trofi Best of the Best di kategori Pengelolaan Standarisasi dan juga Usaha Jasa Pertambangan Mineral lalu Batubara selama tiga tahun berturut-turut dari Kementerian ESDM.






