Janji Gregoria usai Dinikahi Mikha Angelo, Pelatih: Kalau Tiap Hari Pasti Capek!

Gregoria Mariska Tunjung , pemain tunggal putri andalan Indonesia, resmi dipersunting Mikha Angelo , Hari Jumat (21/2/2025) sore WIB. Keduanya telah dilakukan sah menjadi suami istri pada pemberkatan yang dimaksud berlangsung dalam Bandung, Jawa Barat.
Meskipun Gregoria saat ini sudah berstatus sebagai seseorang istri, ia tetap saja memiliki tanggung jawab sebagai atlet nasional. Bahkan, Gregoria ketika ini masih menjadi andalan bagi Indonesia di area sektor tunggal putri.
Pelatih Gregoria, Imam Tohari, menyampaikan bahwa anak didiknya yang disebutkan telah terjadi berazam untuk masih memberikan yang mana terbaik bagi bulu tangkis Indonesia usai menikah. Apalagi, di waktu dekat, peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 itu akan tampil di dalam All England 2025.
“Saya telah ngobrol sejumlah dengan dia. Saya minta komitmennya dia. Karena kan ia sebagai tulang punggung tunggal putri apalagi kemungkinan besar enggak sampai 10 hari ada All England,” tutur Imam pada waktu ditemui dalam Pelatnas PBSI Cipayung, diambil Hari Jumat (21/2/2025).
Salah satu bentuk komitmen yang tersebut dijalankan Gregoria adalah tetap memperlihatkan tinggal di area asrama walau sudah ada berkeluarga. Imam sendiri mempersilakan Gregoria apabila ingin pulang pergi Pelatnas PBSI usai menikah, tetapi sang anak didik memilih untuk masih tinggal pada Cipayung.
“Kita enggak mampu ia harus ini itu, oleh sebab itu udah berkeluarga. Tapi, untuk kesulitan sehari-hari, ia sudah ada komitmen dengan saya, dengan pengurus juga, beliau akan tinggal di tempat di sini (pelatnas Cipayung),” sambung Imam.
“Mungkin kayak Rabu, hanya saja setengah hari. Mungkin ia baru pulang. Sabtu-Minggu. Kalau tiap hari, beliau juga pasti capek,” lanjut mantan ahli Kento Momota tersebut.
Lebih lanjut, Imam menjelaskan bahwa komitmen tinggal di area pelatnas ini bukanlah semata-mata mendekati All England 2025. Gregoria akan menjalani ini selama ia masih menjadi pebulu tangkis nasional PBSI.
“(Tinggal di dalam pelatnas) itu untuk selamanya (selama Gregoria menjadi atlet pelatnas). Dia sendiri yang tersebut ngomong. Cuma kita enggak sanggup batasi kalau ada urusan mendadak,” jelas Imam.
“Kalau sudah ada berkeluarga kan tanpa izin pun boleh (tinggal di tempat luar pelatnas). Memang garis besarnya stay pada asrama, kalau ada urusan mendadak enggak masalah. Tapi kalau tiap hari beliau enggak, lantaran ia sendiri juga bilang capek,” lanjutnya.
Setelah menjalani pemberkatan pada hari ini, Gregoria serta Mikha akan melaksanakan resepsi pernikahan pada Minggu, 23 Februari 2025. Setelah itu, Gregoria akan kembali ke pelatnas PBSI Cipayung untuk mempersiapkan diri dalam All England 2025.






