SIG Sulap Lahan Pascatambang Jadi Wisata Edukasi Pertanian

JAKARTA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus menciptakan berbagai pembaharuan dengan tetap saja mengedepankan aspek sosial serta lingkungan. Hal ini sejalan dengan arahan pemerintah agar perusahaan BUMN menjalankan perubahan fundamental bidang usaha menuju sektor ekonomi hijau.
“Inovasi adalah energi bagi SIG untuk meningkatkan daya saing perusahaan sehingga mampu menghadapi setiap tantangan kemudian setiap saat menjadi yang terdepan,” ujar Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni pada Jakarta, Hari Sabtu (21/12/2024).
Inovasi yang dimaksud salah satunya pengelolaan lahan pascatambang, ‘Sustainable Quarry Initiative’ di tempat Pabrik Tuban, Jawa Timur. Melalui pengembangan Sustainable Quarry Initiative, SIG mengembangkan Ecopark Kambang Semi di dalam lahan pascatambang Pabrik Tuban, Jawa Timur, sebagai sarana wisata edukasi pertanian, peternakan, dan juga perikanan.
Sejalan dengan Roadmap Ecopark Kambang Semi, pada 2022 SIG menginisiasi acara pemanfaatan flora jagung kemudian limbah tongkol jagung sehingga dapat memberi khasiat ekonomi lokal melalui pertanian juga mengatasi fungsi ekologis lahan. Selain itu, SIG juga menyokong penyelenggaraan limbah tongkol jagung sebagai material bakar alternatif di proses produksi semen.
Pemberdayaan publik sekitar pabrik melalui optimalisasi flora jagung dengan prinsip perekonomian sirkular ini meliputi beberapa jumlah kegiatan, mulai dari pengolahan makanan seperti nasi jagung, dadar jagung, puding dan juga jenis makanan lainnya. Sementara limbah tongkol jagung diolah menjadi substansi tambahan untuk pakan ternak, pembuatan briket, dan juga baglog jamur.
Dia menambahkan pengaplikasian limbah tongkol jagung sebagai komponen bakar alternatif ramah lingkungan untuk menggalang produksi semen hijau turut memberikan faedah kegiatan ekonomi bagi para petani, sekaligus membantu Organisasi mencapai target operational excellence.
Dengan menggunakan limbah tongkol jagung sebagai komponen bakar alternatif, SIG berpotensi menurunkan biaya material bakar mencapai Rp947 jt per tahun. Inisiatif ini juga membantu Korporasi mereduksi CO2 dari proses produksi semen hingga 4.416 ton CO2 per tahun.
Inovasi Sustainable Quarry Initiative terbukti berhasil meningkatkan ekonomi warga serta pada pada waktu yang digunakan bersamaan melindungi lingkungan dari dampak negatif yang ditimbulkan oleh limbah tongkol jagung yang dimaksud tiada terkelola dengan baik.
“SIG berjanji untuk senantiasa menjaga semangat berinovasi demi menghadirkan solusi dan juga barang material bangunan berkualitas dan juga ramah lingkungan dengan keunggulan operasional dan juga layanan yang dimaksud semakin profesional,” ujar Vita Mahreyni.
Inovasi ‘Sustainable Quarry Initiative’ berhasil meraih penghargaan Anugerah Utama kategori Sustainability pada turnamen IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia (ICAII) 2024.






