Tagar #KluivertOut Menggema, Manajer Timnas Indonesia Minta Publik Bersabar

Kekalahan telak Timnas Indonesia 1-5 dari Australia pada Kualifikasi Piala Planet 2026 zona Asia memicu gelombang kekecewaan dari para penggemar. Tagar #KluivertOut bahkan sempat menjadi trending dalam media sosial, mencerminkan ketidakpuasan rakyat terhadap performa tim.
Menanggapi hal tersebut, Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, memohonkan publik untuk bersabar lalu memberikan kepercayaan penuh terhadap instruktur dengan syarat Belanda tersebut. Sumardji menekankan bahwa Kluivert baru semata memulai tugasnya juga membutuhkan waktu untuk merancang tim.
“Saya kira kita harus percaya dulu ya, kita harus percaya dulu. Kalau kita berbicara proses memang sebenarnya bukan mungkin saja akibat yang tersebut kita kejar adalah menuju Piala Dunia,” kata Sumardji, Hari Sabtu (22/3/2025).
Sumardji memahami kekecewaan publik, tetapi ia mengingatkan bahwa memulai pembangunan pasukan yang tersebut solid membutuhkan waktu dan juga proses. Ia memohonkan semua pihak untuk bersatu memperkuat Timnas Indonesia pada mewujudkan mimpi tampil dalam Piala Global 2026.
“Kalau berkaitan dengan perihal tuntutan penduduk saya kira rakyat tahan dulu lah, tahan dulu. Kita berikan kepercayaan penuh terhadap regu kepelatihan sehingga pasukan pembimbing juga seluruh all team itu betul-betul berjuang keras menuju harapan impian kita semuanya,” ucapnya.
Sumardji meyakini bahwa dengan kerja keras dan juga dukungan penuh dari semua pihak, Timnas Indonesia dapat meraih hasil yang dimaksud diinginkan. Ia berharap umum dapat bersabar dan juga memberikan kesempatan terhadap Kluivert untuk membuktikan kemampuannya.
“Semuanya pasti akan kelihatan hasilnya ketika publik percaya dan juga regu bekerja dengan keras. Kita doakan sekadar hasilnya sesuai dengan apa yang digunakan jadi keinginan kita semua,” pungkas Sumardji.
Dengan demikian, Sumardji berharap agar penduduk dapat memberikan dukungan penuh terhadap Patrick Kluivert. Ia memohonkan agar para penggemar dapat bersabar juga menanti hasil dari proses yang dimaksud sedang dilaksanakan oleh sang pelatih.






