Teknologi

Target Ridwan Kamil-Suswono Menanam 3 Juta Pohon dalam Jakarta, Walhi: Mau Tanam dalam Mana?

Jakarta – Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) mengkritisi acara pasangan Calon Kepala daerah serta Wakil Pengurus Jakarta, Ridwan Kamil-Suswono, yang tersebut akan menginvestasikan tiga jt pohon apabila menang di pemilihan kepala tempat atau pemilihan gubernur Ibukota 2024.

Manajer Kampanye Hutan kemudian Kebun WALHI Nasional, Uli Arta Siagian, mengemukakan acara itu belum jelas kemudian memiliki kemungkinan cuma seremonial saja. “Khawatirnya seremonial sekadar kalau tak disertai dengan model pemeliharaan seperti apa? Model monitoringnya seperti apa?” kata Uli ketika ditemui dalam sebuah kafe pada Ibukota Indonesia Selatan, Senin, 7 Oktober 2024.

Menurut dia, inisiatif penyertaan pohon harus pengawasan serta pemeliharaan keberlanjutan sejak bibit sampai meningkat besar. Kemudian harus ada rencana pohon apa sekadar yang tersebut akan ditanam.

Selain itu, rencana penyetoran tiga jt pohon masih belum jelas, seperti jenis pohon lalu faedah kegunaannya. Selain fungsi ekologis, bisa saja dipertimbangan juga terhadap nilai ekonomisnya bagi masyarakat.

Tetapi, Uli Arta juga tidak ada optimistis acara ini benar dijalankan, sebab Ibukota Indonesia sudah ada sangat minim ruang terbuka hijau. “Mau menginvestasikan tiga jt pohon itu wilayahnya di dalam mana? Karena ruang terbuka masyarakat semata masih sangat sulit ditemukan di Jakarta,” ucapnya.

Dalam acara debat pertama kemarin, Suswono kembali menyampaikan inisiatif penyertaan tiga jt pohon. Cara itu juga sebagai upaya mengakomodasi karbondioksida yang mana berpartisipasi pada polusi udara Jakarta.

Apalagi, Ibukota ketika ini dianggap telah dilakukan menjadi kota global. “Karena Ibukota pada waktu ini adalah terpolusi nomor tiga ke dunia,” tutur Suswono ketika acara debat kemarin.

Pernyataan itu disampaikan pada saat Suswono menjawab pertanyaan mengenai kualitas udara DKI Jakarta yang digunakan buruk ke dunia dengan rata-rata air quality index 120 hingga 170, yang digunakan termasuk kategori tidak ada sehat. Namun, pada waktu ini Ibukota sedang bertransformasi bermetamorfosis menjadi kota global seiring dengan pembaharuan status bukanlah lagi sebagai ibu kota negara.

Artikel ini disadur dari Target Ridwan Kamil-Suswono Menanam 3 Juta Pohon di Jakarta, Walhi: Mau Tanam di Mana?

Related Articles

Back to top button