1,9 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Sampai Hari Pertama Lebaran

JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 1.963.152 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 sampai hari pertama libur Idulfitri 2025. Angka yang dimaksud merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat gerbang tol (GT) utama, yaitu GT Cikampek Utama (menuju arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (menuju arah Bandung), GT Cikupa (menuju arah Merak), juga GT Ciawi (menuju arah Puncak).
Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana menjelaskan besar lalin yang mana meninggalkan wilayah Jabotabek naik 25,5 persen, dibandingkan dengan lalin normal, yaitu 1.563.702 kendaraan. “Bahkan, naik 0,5% dari lalin Lebaran 2024, yakni 1.953.891 kendaraan,” ujar Lisye, Selasa (1/4/2025).
Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah mayoritas atau 1.095.489 kendaraan (55,8 persen) menuju arah Timur (Trans Jawa juga Bandung), 491.987 kendaraan (25,1 persen) menuju arah Barat (Merak), juga 375.676 kendaraan (19,1 persen) menuju arah Selatan (Puncak).
Lisye mencatatkan untuk hari pertama Lebaran, lalu lintas meninggalkan Jabotabek melalui empat gerbang tol utama mencapai 198.050 meningkat sebesar 50,8 persen dari lalin normal, yaitu 131.323 kendaraan. Jasa Marga mencatatkan arus lalu lintas menuju wilayah Timur khususnya arah Trans Jawa pada hari Awal Minggu (31/3), masih mengalami peningkatan lalu lintas yang tersebut cukup tinggi.
“GT Cikampek Utama mengalami lonjakan lalu lintas tertinggi dengan total 73.695 kendaraan atau naik 184,3 persen dari lalu lintas normal 25.919 kendaraan,” jelasnya.






